Tanya:
Saya seorang single parent, anak saya berusia 3,5 tahun. Meskipun sudah bersekolah, tapi anak saya belakangan ini lebih memilih untuk ikut saya ke tempat kerja. Kebetulan tempat kerja saya tidak terlalu formil sehingga memungkinkan membawa anak. Tapi tidak terlalu sering membawa anak membuat pekerjaan tidak efektif. Dan saya juga khawatir dengan dampaknya terhadap anak saya.
Budi, 0817rxxxxxx
Jawab
Pak Budi yang baik, mengajak anak ke tempat kerja memang diperbolehkan sepanjang tempat kerja tersebut aman untuk anak. Sayang Pak Budi tidak menjelaskan tempat kerjanya bergerak di bidang apa. Tapi saya percaya kalau bapak mengajak buah hati ke tempat kerja bapak pasti karena bapak merasa tempat kerja tersebut aman.
Tempat kerja yang tidak aman, misalnya tempat kerja yang disana banyak terdapat zat kimia, benda tajam, licin, banyak listrik, polusi tinggi, asap rokok dan lain sebagainya.
Mengingat bapak juga memiliki ikatan profesional dengan tempat kerja, perlu dipertimbangkan juga apakah kehadiran buah hati mengurangi efektifitas kerja bapak. Untuk itu perlu diatur dengan si kecil, melalui kesepakatan bersama. Aturannya bagaimana. Misalnya boleh ikut tapi hanya sampai jam makan siang. Atau boleh ikut tapi disana tenang, main sendiri. Dengan demikian persiapan juga diperlukan agar anak tidak melakukan sesuatu yang mengganggu aktivitas kerja bapak. Makanan, pakaian ganti dan mainan atau buku bacaan perlu disiapkan.
Tingkat keseringan juga perlu diatur. Misalnya seminggu maksimal 1 kali, agar anak juga tetap punya kesempatan bermain dengan anak usia sebaya. Demikian, semoga bermanfaat.
Diasuh oleh : Hasanah Safriyani
Direktur ECCD-RC
Harian Jogja, 7 Februari 2010
