“ayo teman, kita menanam…”

Hari Kamis dan Jum’at  tanggal 28 dan 29 November 2013 kemarin, perpustakaan reading corner ECCD RC mengadakan “Art day” lagi lho. Art day kali ini anak anak diajak untuk ikut memperingati hari pohon yang diperingati setiap tanggal 21 November. Kami mengajak anak anak untuk membuat pot tanaman dari botol bekas. Selanjutnya anak anak diajak untuk menanam pohon dalam pot yang mereka hias.


Kegiatan art day kali ini berbeda dengan kegiatan art day bulan lalu, karena ada kegiatan  mendongeng tentang pohon oleh mbak Tantri (fasilitator art day). Nah saat mendongeng ini, Mbak Tantri bercerita tentang dua orang anak yaitu Dono dan Dini. Mereka merasakan perbedaan ketika melewati jalan yang banyak pohonnya dan jalan yang tidak ada pohonnya sama sekali. Ketika melewati jalan yang banyak pohonnya, mereka merasakan udara yang lebih segar. Sedangkan ketika melewati jalan yang tak ada pohonnya dan banyak asap kendaraan, mereka merasakan udara yang panas dan bau. Mbak Tantri mengakhiri cerita dongeng dengan mengajak anak anak untuk ikut menanam pohon membantu Dono dan Dini yang ingin membuat udara lebih segar dengan menanam pohon di sekitar rumah mereka.

Anak-anak bersemangat sekali ingin ikut membuat udara lebih segar dengan menanam banyak tanaman. Mereka pun mulai menghias pot tanaman yang akan mereka gunakan untuk menanam pohon. Pot tanaman yang telah selesai mereka hias, bisa langsung digunakan untuk menanam pohon bersama-sama di sini. Ada yang menanam cabai, tomat, sensiviera dan tanaman hias lainnya. Diakhir acara anak-anak juga bersepakat untuk selalu menjaga dan merawat tanaman yang telah mereka tanam. Semoga dengan kegiatan ini kita bisa membantu membuat udara lebih segar.

Buat teman teman di rumah, mari kita jaga lingkungan kita dari polusi udara , dengan menanam tanaman sebanyak banyaknya. Kalian juga bisa memanfaatkan botol bekas yang ada di rumah untuk pot nya…

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KUNJUNGI!30 APRIL - 21 MEI 2021

Sedang berlangsung Pameran Permainan Keluarga oleh siswa-siswi Sekolah Rumah Citta. Pameran (secara daring) digelar dalam rangka mengenang perjuangan Ibu Kartini, sekaligus belajar lagi tentang nilai kesetaraan dan adil gender.