Buku Terbitan ECCD-RC

ECCD-RC bekerja sama dengan Penerbit Bentara Cipta / INDOCAM menerbitkan dua buah buku panduan Pengolahan sampah/limbah menjadi Alat Permainan Edukatif yang mudah dibuat, menarik dan mendidik anak dalam pengembangan kreatifitas dan peningkatan kemampuan motorik serta menumbuhkan kepedulian anak terhadap masalah sampah dan kecintaan terhadap lingkungan sekitarnya.


Judul : Mengolah Sampah Kertas Menjadi Mainan Edukatif
Penulis : Herlita Jayadianti, S.IP & Elga Andriana, M.ED (EC)
Penerbit : Bentara Cipta Prima / INDOCAM Jakarta
Tahun Terbit : 2009
Jumlah Halaman : 40 Halaman
Harga : Rp. 25.000,00



Judul : Mengolah Sampah Plastik Menjadi Mainan Edukatif
Penulis : Herlita Jayadianti, S.IP & Elga Andriana, M.ED (EC)
Penerbit : Bentara Cipta Prima / INDOCAM Jakarta
Tahun Terbit : 2009
Jumlah Halaman : 40 Halaman
Harga : Rp. 25.000,00



Kedua buku tersebut merupakan panduan Pengolahan bahan-bahan plasti dan kertas bekas menjadi Alat Permainan Edukatif (APE). Panduan dilengkapi dengan gambar sketsa yang memudahkan pembaca mengikuti alur proses pembuatan Alat permainan Edukatif secara simpel dan menyenangkan. Di dalam kedua buku ini terdapat 57 Alat Permainan Edukatif berbahan limbah kertas dan plastik yang murah, mudah dan mendidik.


Alat Permainan Edukatif adalah sarana belajar anak agar dapat mengembangkan seluruh kemampuannya dengan cara bermain. Penulis Mengajak para orangtua dan guru untuk berkreasi dengan sampah kertas dan plastik dalam membuat Alat Permainan Edukatif, selain lebih hemat dan sederhana dalam proses pembuatanyya, orang tua dan guru dapat mengajarkan kepada anak tentang kecintaan terhadap lingkungan dengan mendaur ulang sampah dan bahan-bahan tak terpakai disekitar mereka.


Selain di toko-toko buku terdekat, buku ini dapat diperoleh di Kantor ECCD-RC Jalan D.I. Panjaitan No. 70 Yogyakarta Telp. (0274) 373709

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KUNJUNGI!30 APRIL - 21 MEI 2021

Sedang berlangsung Pameran Permainan Keluarga oleh siswa-siswi Sekolah Rumah Citta. Pameran (secara daring) digelar dalam rangka mengenang perjuangan Ibu Kartini, sekaligus belajar lagi tentang nilai kesetaraan dan adil gender.