Menghadapi anak yang suka berteriak

Dimuat di Harian Jogja
Murni

Kenapa anak suka berteriak?

1.terbiasa melihat orang dewasa di sekitar berbicara dengan suara keras/berteriak

2.mencari perhatian. Biasanya orang tua segera mendekati atau memberi perhatian supaya berhenti berteriak

3.orang dewasa menyelesaikan masalahnya atau memarahi anak dengan berteriak. Maka anak belajar menyelesaikan masalah dengan cara yang sama

4.anak tidak terbiasa melampiaskan emosinya secara positif. Ketika menghadapi masalah anak akan memilih berteriak sebagai cara melampiaskan emosi

Apa yang perlu dilaukkan orang tua untuk mengurangii kebiasaan berteriak?

1.biasakan berkomunikasi dengan siaapun dengan suara pelan

2.beri pengertian bahwa kita bisa mendengar suaranya saat bicara pelan/ biasa saja

3.katakan bahwa kita tidak akan memberi perhtian jika dia berteriak

4.abaikan jika anak berteriak. Sebaliknya beri perhatian atau reward jika anak bisa bicara pelan/biasa saja

5.hindari memarahi anak dengan berteriak. Dekati dan bicaralah dengan suara pelan.

6.minta dukungan dari orang dewasa yang tinggal serumah.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KUNJUNGI!30 APRIL - 21 MEI 2021

Sedang berlangsung Pameran Permainan Keluarga oleh siswa-siswi Sekolah Rumah Citta. Pameran (secara daring) digelar dalam rangka mengenang perjuangan Ibu Kartini, sekaligus belajar lagi tentang nilai kesetaraan dan adil gender.